Tentang
Startup tahap awal yang membangun aplikasi AI, lalu membawanya ke perusahaan.
Looma menjalankan tiga aplikasi AI untuk umum. Pola yang sudah teruji di sana kemudian kami bangun untuk sistem internal perusahaan di Indonesia.
Yang kami jalankan
Lihat semua produkSiapa di balik Looma
Looma didirikan oleh Nurhikam, seorang pengembang software. Looma dimulai dari satu keyakinan: aplikasi AI baru berguna kalau benar-benar dipakai setiap hari, bukan berhenti sebagai demo.
Yang Anda ajak bicara adalah yang membangun. Keputusan dan konteks tidak berpindah tangan.
Snap Money, Flex, dan Kala dikembangkan dengan bantuan Claude Code. Itu yang membuat tim kecil bisa menjalankan tiga produk sekaligus mengerjakan proyek client.
Cara kami membangun
- Produk dulu: setiap pola yang kami tawarkan ke perusahaan sudah berjalan di aplikasi yang kami operasikan sendiri.
- Batas ditulis sebelum agen bertindak: apa yang boleh dilakukan otomatis, apa yang butuh konfirmasi manusia.
- Langsung ke yang membangun: tanpa lapisan perantara, keputusan diambil dalam satu percakapan.
Untuk perusahaan
Empat tahap: pemetaan masalah, ruang lingkup tertulis, pengembangan dengan peninjauan berkala, dan serah terima lengkap. Versi rincinya ada di halaman layanan.
Lihat layananBatasan, dibuka terang-terangan
- Satu proyek client besar dalam satu waktu, berjalan bersama produk kami sendiri.
- Tanpa dukungan 24/7.
- Jika pengadaan mensyaratkan bentuk badan usaha tertentu, perlu dibicarakan lebih dulu.
Nama Looma
Looma, dari loom: alat tenun. Mesin yang mengerjakan satu pekerjaan sampai selesai, berulang, tanpa drama. Setiap aplikasi kami mengerjakan satu hal sampai tuntas, begitu juga setiap proyek yang kami serahkan.
Company profile


